Generator Hidrogen Hijau Indoor/Containerized, Elektrolisis Air 3ph 10KVAC
| Pressure: | 16 - 25 Batang | Flow: | 10~1300Nm3 / jam |
| H2 Purity: | 99.999% | AC power consumption: | 5.0kwh / Nm3 / jam |
| Voltage: | 3ph, 10KVAC (dapat disesuaikan) | Installed power: | 3500kva |
| DM water consumption: | <1L Nm3 / H2 | Installation Area: | Dalam |
| dew point: | -70 derajat C | Pure water consumption: | <1L Nm3/H2 |
| High Light: | 3ph Elektrolizer Air,Generator Hidrogen Elektrolisis Air,Generator Hidrogen Indoor |
||
Hidrogen memiliki beragam aplikasi di luar penggunaan utamanya saat ini dalam penyulingan minyak dan produksi pupuk. Untuk berkontribusi secara signifikan pada transisi energi bersih, adopsi hidrogen harus diperluas ke sektor-sektor seperti transportasi, bangunan, dan pembangkit listrik yang saat ini kurang dimanfaatkan.
Hidrogen dapat diekstraksi dari bahan bakar fosil, biomassa, air, atau kombinasi. Saat ini, gas alam menyumbang sekitar 75% dari produksi hidrogen global (sekitar 70 juta ton per tahun), yang mewakili 6% dari konsumsi gas alam di seluruh dunia. Batubara menyusul sebagai sumber yang signifikan, terutama di China, dengan produksi minimal dari minyak dan listrik.
Biaya produksi dari gas alam sangat bergantung pada harga gas dan pengeluaran modal, dengan biaya bahan bakar mencapai 45-75% dari total biaya produksi. Wilayah dengan harga gas rendah (Timur Tengah, Rusia, Amerika Utara) menikmati biaya produksi hidrogen yang paling kompetitif.
Meskipun hidrogen elektrolitik saat ini mewakili kurang dari 0,1% dari produksi global, penurunan biaya listrik terbarukan (terutama PV surya dan angin) mendorong peningkatan minat. Mengubah semua produksi hidrogen saat ini menjadi elektrolisis akan membutuhkan 3.600 TWh per tahun—melebihi total pembangkit listrik UE.
Kebijakan "puncak karbon dan netralitas karbon 3060" China mempercepat pengembangan energi bersih, dengan proyeksi yang menunjukkan elektrolisis terbarukan dapat memasok 70% hidrogen pada tahun 2050. Hidrogen sangat penting bagi sektor industri China, yang menyumbang 60% dari permintaan energi akhir.
Teknologi produksi hidrogen elektrolisis air saat ini meliputi:
- Air Elektrolisis Alkali untuk Produksi Hidrogen (AWE)
- Elektrolisis membran penukar proton air untuk produksi hidrogen (PEM)
- Elektrolisis membran penukar anion air untuk produksi hidrogen (AEM)
- Elektrolisis oksida padat air untuk produksi hidrogen (SOE)
Pabrik hidrogen (oksigen) elektrolisis air kami menggunakan lye sebagai elektrolit untuk menghasilkan hidrogen dan oksigen melalui reaksi: H2O + Daya → H2 + O2
- Kapasitas produksi hidrogen: Hingga 1300Nm3/jam per tumpukan tunggal
- Kemurnian gas tanpa pemurnian: 99,7%±0,2% (jenuh air)
- Kemurnian gas setelah pemurnian: Hingga 99,999%
- Teknologi matang dan canggih dengan konsumsi daya yang lebih rendah
- Output tekanan dan kemurnian tinggi
- Ramah lingkungan dengan nol emisi
- Efisiensi dan keandalan terkemuka di dunia
- Desain tapak yang ringkas
| Kondisi | Baru |
| Tempat asal | Suzhou, China |
| H2 aliran keluaran | 5~1300Nm3/j |
| O2 aliran keluaran | 2.5~650Nm3/j |
| H2 tekanan keluaran | 1.5~2Mpa(G) |
| H2 kemurnian setelah pemurnian | 99,9995% |
| Kotoran | O2: 3ppm(maks), N2: 5ppm(maks) |
| Titik Embun | -70°C |
| Deskripsi | Satuan | Data | Keterangan |
|---|---|---|---|
| H2 aliran | Nm3/j | 10~1300 | Per tumpukan tunggal |
| O2 aliran | Nm3/j | 5~650 | |
| Titik embun | °C | -70 | |
| Jejak O2 | ppm | 3 | maks |
| Tekanan keluaran | MPa | 1.5 | untuk H2 dan O2 |
| Suhu Keluaran | °C | 45 | untuk H2 dan O2 |
| Kemurnian | % | 99,9995 | untuk H2 dan O2 |
| Konsumsi Daya AC | Kwh/Nm3 H2 | 5.0 | hanya untuk tumpukan |